
Voxindo.id – Koordinator Aktivis Sumsel Jakarta (ASJ), Harda Belly (HB), menyoroti masih banyaknya kondisi jalan rusak di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang hingga kini belum mendapatkan perbaikan signifikan dari pemerintah daerah.
HB mengaku menerima banyak keluhan langsung dari masyarakat Muba melalui pesan pribadi (DM) di media sosial. Dalam aduan tersebut, warga mengeluhkan akses jalan yang rusak parah dan dinilai sangat menghambat aktivitas sehari-hari, termasuk perekonomian masyarakat.
“Saya banyak menerima DM dari masyarakat Muba yang mengeluhkan kondisi jalan rusak. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menyangkut keselamatan dan roda ekonomi warga,” ujar HB, Senin (27/04).
Ia pun mengingatkan Bupati Muba, Toha Tohet, untuk tidak melupakan janji-janji politik yang pernah disampaikan kepada masyarakat saat masa kampanye.
Menurut HB, salah satu janji yang cukup menjadi perhatian publik adalah bantuan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga (KK), yang hingga saat ini dinilai belum terealisasi secara jelas.
“Janji politik itu adalah komitmen kepada rakyat. Jangan sampai masyarakat hanya dijadikan objek saat kampanye, tapi setelah terpilih janji-janji itu dilupakan,” tegasnya.
HB juga mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani infrastruktur dasar seperti jalan, yang merupakan kebutuhan utama masyarakat.
Ia meminta Bupati Muba untuk segera mengambil langkah konkret, baik melalui percepatan perbaikan jalan maupun memberikan kejelasan terkait realisasi program-program yang telah dijanjikan.
“Kalau memang ada kendala, sampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Jangan dibiarkan berlarut-larut tanpa kepastian,” tambahnya.
HB berharap Pemerintah Kabupaten Muba dapat lebih responsif terhadap keluhan masyarakat dan segera merealisasikan program prioritas demi meningkatkan kesejahteraan warga. []
