
Voxindo.id – Menjelang launching resmi Gerakan Aktivis Muda (GAM) Sriwijaya, Ketua Umum GAM Sriwijaya, Harda Belly, bersama sejumlah pengurus menggelar rapat koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan sukses.
Dalam pertemuan tersebut, HB menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh pengurus dan anggota GAM Sriwijaya. Ia menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya harus menjadi wadah perjuangan bagi masyarakat serta mampu menjadi kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
“GAM Sriwijaya harus hadir sebagai organisasi yang independen, kritis, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton ketika melihat ketidakadilan, penyimpangan, maupun persoalan yang merugikan rakyat,” ujar Harda Belly, Senin (08/06/26).
Menurutnya, launching organisasi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menunjukkan komitmen GAM Sriwijaya dalam mengawal kepentingan masyarakat Sumatera Selatan.
HB juga mengingatkan seluruh pengurus agar menjaga kekompakan dan soliditas organisasi. Ia menilai kekuatan sebuah organisasi terletak pada kebersamaan, loyalitas, serta kesamaan visi dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Kita harus menjaga persatuan dan kekompakan. Jangan mudah terpecah oleh kepentingan pribadi maupun kelompok. Organisasi ini dibangun untuk perjuangan bersama dan pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Selain menjadi wadah perjuangan, HB mengatakan GAM Sriwijaya juga hadir sebagai ruang diskusi bagi anak-anak muda Sumatera Selatan untuk bertukar gagasan, meningkatkan kapasitas diri, serta melahirkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif bagi kemajuan daerah.
“GAM Sriwijaya bukan hanya organisasi aktivis, tetapi juga rumah besar bagi anak-anak muda Sumsel untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan mengasah kemampuan kepemimpinan,” katanya
“Kita ingin organisasi ini menjadi tempat lahirnya calon-calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas, keberanian, dan kepedulian terhadap masyarakat,” tambahnya.
HB menambahkan, generasi muda harus diberikan ruang untuk berkembang dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Sumatera Selatan di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini.
“Kami ingin mencetak kader-kader muda yang tidak hanya kritis terhadap persoalan bangsa, tetapi juga mampu menawarkan solusi dan siap mengambil peran sebagai pemimpin di masa mendatang,” ujarnya.
Selain itu, HB berharap GAM Sriwijaya dapat menjadi rumah bagi generasi muda yang memiliki semangat perubahan, keberanian menyuarakan aspirasi rakyat, serta komitmen dalam mengawal pembangunan yang bersih dan berkeadilan.
Rencananya, launching GAM Sriwijaya akan dihadiri berbagai elemen masyarakat, aktivis, tokoh pemuda, serta sejumlah undangan lainnya. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi GAM Sriwijaya dalam menjalankan berbagai program dan agenda perjuangan di tengah masyarakat.
“Launching ini adalah awal perjalanan. Setelah itu, kita harus membuktikan bahwa GAM Sriwijaya benar-benar hadir untuk rakyat dan siap menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang ada,” tutupnya. []
