
Voxindo.id – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) di Kabupaten Muara Enim, aparat penegak hukum disebut akan memanggil Bupati Muara Enim, Edison, untuk dimintai keterangan terkait perkara tersebut.
Menanggapi rencana pemanggilan itu, Koordinator Aktivis Sumsel Jakarta (ASJ), Tonico Angga, meminta Kejati Sumsel bertindak tegas dan profesional dengan tidak hanya memanggil Bupati Edison, tetapi juga Hermison, yang diketahui merupakan adik kandung Edison sekaligus anggota DPRD.
“Kami minta Kejati Sumsel tidak tebang pilih. Selain memanggil Bupati Edison, Kejati juga harus memanggil Hermison selaku adik dan anggota DPRD. Kami menduga Hermison turut terlibat dalam cawe-cawe proyek di Kabupaten Muara Enim,” ujar Tonico, Selasa (23/02).
Tonico menilai, OTT yang terjadi menjadi pintu masuk untuk mengurai dugaan praktik korupsi yang lebih luas, khususnya terkait pengaturan proyek-proyek daerah yang disinyalir melibatkan lingkaran kekuasaan.
“Jangan sampai OTT ini hanya berhenti pada pelaku di lapangan. Kami menduga ada keterlibatan pihak-pihak lain yang memiliki pengaruh dan kedekatan kekuasaan,” tegasnya.
ASJ, lanjut Tonico, akan terus mengawal proses hukum yang sedang berjalan dan mendesak Kejati Sumsel agar transparan serta berani mengungkap aktor-aktor besar di balik dugaan praktik korupsi tersebut.
“Penegakan hukum harus memberikan rasa keadilan dan menjadi pembelajaran, bahwa siapa pun yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati Sumsel belum memberikan keterangan resmi terkait pemanggilan pihak-pihak yang disebutkan dalam kasus OTT di Kabupaten Muara Enim. []
