
Musi Banyuasin, Voxindo.id — Pencetus Gerakan Pengampunan untuk Alex Noerdin, Harda Belly, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yang datang langsung ke DPRD Muba untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait pemberian amnesti dan abolisi bagi mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin.
Harda menilai langkah masyarakat tersebut sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sosok yang telah berjasa besar bagi pembangunan daerah.
“Saya sangat berterima kasih. Suara yang muncul ini bukan hanya datang dari saya pribadi, tapi dari masyarakat luas, terutama masyarakat Muba yang mengenal langsung kiprah Pak Alex selama memimpin daerah ini,” ujar Harda, Rabu (12/11).
Menurut Harda, dukungan masyarakat Muba memperlihatkan bahwa gerakan pengampunan terhadap Alex Noerdin bukan sekadar inisiatif segelintir pihak, melainkan aspirasi moral dari banyak kalangan yang menilai jasa dan kontribusi mantan Gubernur dua periode itu layak diapresiasi.
“Pak Alex sudah banyak berbuat untuk Sumatera Selatan, khususnya Muba. Kini, di usia beliau yang sudah lanjut dan dengan kondisi kesehatan yang menurun, saya berharap aspirasi masyarakat ini dapat didengar oleh Presiden Prabowo Subianto,” tambahnya.
Harda juga menegaskan bahwa gerakan ini tidak dimaksudkan untuk mengintervensi proses hukum, melainkan sebagai bentuk empati kemanusiaan dan penghormatan terhadap pengabdian panjang seorang tokoh daerah.
“Kita semua menghormati hukum, tetapi dalam bingkai kemanusiaan, negara juga memiliki ruang memberi ampunan bagi mereka yang telah berjasa,” tutupnya.[]
