
Voxindo.id — Komitmen Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad, dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat terus dibuktikan. Melalui arahan dan kebijakan strategis yang ditekankan oleh Bupati, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Empat Lawang segera menghadirkan layanan cuci darah atau hemodialisis melalui kerja sama dengan PT Interskala Sehat Sejahtera.
Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Empat Lawang untuk memperkuat pelayanan kesehatan daerah, sekaligus memastikan masyarakat tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah hanya untuk mendapatkan layanan medis vital seperti cuci darah.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama PT Interskala Sehat Sejahtera. Dari pihak PT Interskala Sehat Sejahtera, kegiatan dihadiri oleh Direktur Utama Rendika Pratama, didampingi Kepala Divisi Hemodialisa Tommy Yusriza serta Rendi Basri selaku Executive Sales Area Sumatera Selatan.
Selain penandatanganan MoU, kedua belah pihak juga membahas rencana peningkatan sumber daya manusia. Pendidikan dan pelatihan bagi perawat khusus hemodialisis serta dokter direncanakan akan dilaksanakan di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang .
Direktur RSUD Kabupaten Empat Lawang, dr. Devy Andrianty, MM, menegaskan bahwa pihaknya menjalankan kebijakan dan arahan Bupati Empat Lawang agar rumah sakit daerah terus berbenah dan melengkapi fasilitas pelayanan kesehatan.
“Berdasarkan arahan Bupati Empat Lawang, kami diminta untuk terus mengoptimalkan pelayanan serta menambah fasilitas rumah sakit, agar masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke luar daerah,” ujar dr. Devy, Selasa (03/02/2026).
Selama ini, pasien gagal ginjal di Kabupaten Empat Lawang harus menjalani terapi cuci darah dengan dirujuk ke Palembang. Kondisi tersebut dinilai cukup memberatkan, baik dari sisi biaya maupun waktu tempuh yang harus dijalani secara rutin.
Berdasarkan data RSUD Kabupaten Empat Lawang, sedikitnya terdapat sekitar 60 pasien yang membutuhkan layanan hemodialisis secara berkala. Angka tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Empat Lawang di bawah kepemimpinan Bupati Joncik Muhammad.
“Yang terdata saat ini ada sekitar 60 pasien cuci darah di Kabupaten Empat Lawang. Ini yang menjadi perhatian dan kekhawatiran Bupati,” tegasnya.
Dengan hadirnya layanan hemodialisis ini, Pemerintah Kabupaten Empat Lawang berharap kualitas pelayanan kesehatan semakin meningkat, serta masyarakat dapat memperoleh akses layanan medis yang lebih cepat, dekat, dan manusiawi. []
