
Palembang, Voxindo.id – Koordinator Pemuda Pejuang Keadilan, Harda Belly, mengajak masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana menyuarakan aspirasi, khususnya terkait infrastruktur jalan yang rusak parah namun tak kunjung diperbaiki pemerintah daerah.
Menurut Harda, di era digital saat ini, kekuatan publik dalam mengawal pembangunan bisa lebih efektif dengan memanfaatkan teknologi, agar pembangun terutama jalan bisa di segerakan oleh pemda setempat.
“Seringkali jalan diperbaiki setelah viral di media sosial. Karena itu, mari masyarakat bersama-sama viralkan jika menemukan jalan yang rusak parah dan tidak segera diperbaiki oleh kepala daerahnya,” ujar Harda, Kamis (02/9/2025).
Meski demikian, Harda mengingatkan agar penggunaan media sosial tetap diarahkan untuk hal-hal positif. Ia menegaskan bahwa teknologi harus menjadi alat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan digunakan untuk menyebar fitnah maupun informasi yang menyesatkan.
“Gunakan media sosial untuk kemajuan daerah kita. Jangan gunakan untuk hal-hal negatif, memfitnah dan lain-lain yang justru merusak persatuan,” tambahnya.
Harda berharap, dengan semakin banyaknya partisipasi masyarakat dalam mengawasi pembangunan, pemerintah daerah tidak bisa lagi mengabaikan persoalan yang langsung dirasakan rakyat.
Ia menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas dalam tata kelola pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur jalan yang sangat vital bagi perekonomian masyarakat.
“Rakyat harus ikut berpartisipasi dalam mengawal pembangunan, agar roda pemerintahan berjalan semestinya. Semua harus transparan dan tidak boleh ada penyelewengan atau hal lain yang merugikan masyarakat,” tutupnya[]
