
Jakarta, Voxindo.id – Koordinator Pemuda Pejuang Keadilan, Harda Belly, memuji langkah Presiden Prabowo Subianto yang resmi mengangkat Muhammad Qodari atau yang akrab disapa Mr. Q, sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Menurut Harda, penunjukan Qodari merupakan keputusan yang tepat karena sosoknya dikenal dekat dengan aktivis dan kaum akademisi.
“Bapak Presiden Prabowo sangat tepat memilih Pak Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Beliau bukan hanya akademisi dan analis politik, tetapi juga punya kedekatan dengan gerakan aktivis dan dunia kampus. Ini modal penting untuk menjembatani komunikasi pemerintah dengan masyarakat luas,” ujar Harda.
Harda menilai, kapasitas dan rekam jejak panjang Muhammad Qodari di bidang riset dan analisis politik membuktikan kompetensinya untuk menduduki posisi strategis di lingkaran istana.
Perjalanan Karier Muhammad Qodari
Muhammad Qodari mengawali karier profesionalnya sebagai peneliti di Institut Studi Arus Informasi (ISAI) pada Mei 1999 hingga September 2001. Setelah itu, ia bergabung dengan Center for Strategic and International Studies (CSIS) hingga Juli 2003.
Pada periode 2003–2004, Qodari sempat menjabat sebagai chief editor Majalah Kandidat serta Campaign and Election Magazine.
Kemudian, ia dipercaya sebagai Direktur Riset Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 2003–2005, sekaligus menjadi Wakil Direktur Eksekutif LSI hingga Oktober 2006.
Pada November 2006, Qodari mendirikan Indo Barometer, sebuah lembaga survei independen yang dikenal kredibel dalam melakukan riset politik dan opini publik. Hingga kini, ia masih menjabat sebagai Direktur Eksekutif Indo Barometer.
Dengan pengalaman panjang di dunia riset, media, hingga lembaga survei, Harda meyakini Qodari akan mampu memberikan kontribusi besar dalam memperkuat kerja-kerja kepresidenan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Kami yakin Pak Qodari bisa menjadi jembatan antara pemerintah dengan rakyat. Beliau punya kapasitas, jaringan, dan integritas. Kami para pemuda siap mendukung agar pemerintahan ini berjalan sukses dan membawa kemakmuran untuk rakyat Indonesia,” tutup Harda.[]
