
Voxindo.id – Dugaan penyerobotan dan perusakan tanah warga di Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang dilakukan PT Mulya Kuarsa Anugerah (MKA) menuai banyak kecaman tokoh setempat.
Perusahaan tersebut disebut-sebut beroperasi tanpa memberikan ganti rugi meski lahan yang ditambang memiliki sertifikat hak milik (SHM) sah milik warga setempat.
Salah satu tokoh yang mendampingi warga Desa Jayasari adalah Anggota DPRD Kabupaten Lebak Fraksi PDI Perjuangan, Tika Kartika Sari.
Teh Tika, sapaan akrabnya, mengaku siap membawa persoalan dugaan penyerobotan tanah tersebut ke Presiden Prabowo Subianto untuk meminta keadilan.
“Dugaan penyerobotan ini sebenarnya sudah ramai dan Pemkab tentu juga sudah mendengar, apalagi dari laporan warga, pemilik perusahaan ialah mantan Bupati Lebak. Harusnya Pemkab bisa lebih aktif merespons masalah ini,” ucap Tika dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).
“Sudah terlalu lama warga menunggu keadilan dan tindakan nyata dari Pemkab. Maka Januari 2026 nanti, kami siap bawa warga Desa Jayasari yang menjadi korban ini melapor dan menghadap Presiden Prabowo untuk mencari keadilan,” imbuhnya.
Tika menjelaskan, warga sudah berkeliling untuk mencari keadilan terkait dugaan penyerobotan tanah oleh PT MKA, bahkan sampai ia bawa ke Komisi VII DPR RI.
“Kami sudah mendampingi warga sampai ke DPR RI, namun sampai saat ini belum juga ada iktikad baik dari pihak perusahaan. Dan kami juga nilai Pemkab gagal memberikan perlindungan terhadap warganya yang tanahnya dirusak,” jelas Tika.
Tika menegaskan, negara harus hadir melindungi warganya yang tertindas oleh keserakahan. Dugaan penyerobotan tanah tersebut sejatinya mendapat perlindungan hukum yang berkeadilan.
“Bagaimanapun, Negara tidak boleh kalah dengan mafia, tegakkan hukum seadil-adilnya tanpa pandang bulu. Negara tidak boleh tunduk pada kemungkaran. Kami percayakan dugaan penyerobotan tanah warga ini kepada Presiden Prabowo untuk diberikan keadilan,” tegas politisi PDIP tersebut.
Langkah ini merespons dan menyayangkan sikap Bupati Lebak Hasbi Jayabaya yang dinilai tidak kunjung memberikan solusi meski persoalan ini sudah lama disampaikan.
“Saatnya Presiden Prabowo tahu dan memberikan keadilan nyata untun warga,” tutupnya. []
