
Voxindo.id – Munculnya nama Toha Tohet dalam bursa calon Gubernur Sumatera Selatan menuai sorotan dari kalangan aktivis. Koordinator Aktivis Sumsel Jakarta menilai, sebelum berbicara soal kontestasi tingkat provinsi, Bupati Musi Banyuasin seharusnya terlebih dahulu menuntaskan berbagai persoalan yang masih terjadi di daerahnya.
Koordinator Aktivis Sumsel Jakarta, Nopri Agustian, menyebut masih banyak pekerjaan rumah di Kabupaten Musi Banyuasin yang perlu diselesaikan oleh kepala daerah tersebut.
“Kalau benar namanya sudah masuk dalam bursa calon Gubernur Sumatera Selatan, sebaiknya beliau tahu diri dan fokus dulu menyelesaikan berbagai persoalan di Musi Banyuasin. Masih banyak masalah yang harus dibereskan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/03).
Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana anggaran pengadaan genset oleh Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang disebut mencapai sekitar Rp780 miliar. Menurut Nopri, angka tersebut dinilai tidak masuk akal dan perlu penjelasan yang transparan kepada publik.
“Anggaran sebesar Rp780 miliar untuk pengadaan genset tentu menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Ini harus dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan kecurigaan publik,” katanya.
Selain itu, Nopri juga menyinggung sejumlah janji politik yang pernah disampaikan saat kontestasi Pilkada, salah satunya terkait rencana pemberian bantuan sebesar Rp25 juta per kepala keluarga. Hingga kini, menurutnya, masyarakat masih menunggu realisasi dari janji tersebut.
“Janji politik seperti bantuan Rp25 juta per kepala keluarga juga perlu diperjelas realisasinya. Jangan sampai janji kampanye hanya menjadi wacana tanpa implementasi yang jelas,” tegasnya.
Ia menambahkan, sebelum berbicara tentang langkah politik ke tingkat yang lebih tinggi, seorang kepala daerah semestinya memastikan program-program yang dijanjikan kepada masyarakat di daerahnya dapat terealisasi dengan baik.
“Masih banyak PR di Musi Banyuasin yang harus diselesaikan. Jangan sampai persoalan di daerah belum tuntas, tapi sudah berbicara soal pencalonan sebagai gubernur,” pungkasnya. []
