
Voxindo.id – Aktivis Sumsel Jakarta (ASJ) mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi untuk meminta lembaga antirasuah tersebut mengusut dugaan praktik jual beli proyek di Kabupaten Banyuasin.
Koordinator ASJ, Nopri Agustian, mengatakan dugaan praktik jual beli proyek di Banyuasin sudah menjadi rahasia umum di tengah masyarakat. Ia menduga ada keterlibatan oknum pejabat penting dalam pengaturan proyek dengan imbalan fee tertentu.
“Ini sudah menjadi rahasia umum di Banyuasin. Kami menduga ada praktik jual beli proyek dengan imbalan fee dan diduga Bupati Banyuasin Askolani menjadi aktor intelektual dalam persoalan ini,” ujar Nopri di depan Gedung Merah Putih KPK, Jumat (22/05/2026).
Menurut Nopri, praktik seperti itu sangat merugikan masyarakat karena proyek pemerintah yang seharusnya dikerjakan secara profesional justru diduga dijadikan ajang transaksi kepentingan.
Karena itu, ASJ meminta KPK segera turun langsung ke Banyuasin untuk melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan tersebut.
“Kami meminta KPK jangan tinggal diam. Segera turun ke Banyuasin dan usut tuntas dugaan jual beli proyek ini. Jika benar terjadi, maka ini jelas mencederai semangat pemberantasan korupsi,” tegasnya.
ASJ juga mengaku akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada langkah konkret dari aparat penegak hukum. []
