
Voxindo.id — Harda Belly kembali menyoroti persoalan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
HB menyebut, saat ini ada oknum pejabat di lingkungan pemerintahan yang diduga sudah lama menjadi pelaku perusakan alam di Kabupaten Lahat. Menurutnya, aktivitas pengerukan kekayaan alam yang berlangsung bertahun-tahun telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang semakin parah.
“Sudah bertahun-tahun mereka mengeruk kekayaan alam dan merusak alam di Kabupaten Lahat. Kerusakan alam saat ini sudah semakin parah, mungkin tinggal beberapa tahun lagi kekayaan alam ini akan habis,” ujar HB dalam keterangannya, Sabtu (16/05).
Ia mengatakan, masyarakat harus mulai sadar terhadap dampak yang ditimbulkan dari aktivitas tambang yang dinilai tidak memperhatikan kelestarian lingkungan. Menurut HB, kerusakan alam yang terjadi saat ini akan menjadi warisan buruk bagi generasi mendatang apabila tidak segera dihentikan.
“Masyarakat harus tahu bahwa orang-orang tersebut kelak semoga mendapatkan hukuman yang setimpal atas kerusakan yang terjadi. Saat ini mereka mungkin sedang berkuasa dalam pemerintahan, namun suatu saat rakyat akan sadar bahwa kerusakan alam tersebut terjadi akibat ulah oknum-oknum itu,” tegasnya.
Meski demikian, HB mengaku tidak ingin menyebutkan nama pihak yang dimaksud. Ia menilai masyarakat Kabupaten Lahat sudah mengetahui siapa saja pihak yang selama ini dikenal sebagai pemain tambang di daerah tersebut.
“Saya tidak perlu menyebutkan nama orang-orang tersebut. Masyarakat tentu sudah tahu dua keluarga pemain tambang di Lahat siapa saja,” pungkasnya. []
