
Voxindo.id — Harda Belly atau yang akrab disapa HB yang juga putra daearah mengajak masyarakat Kikim, Kabupaten Lahat, untuk kompak menolak perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Sawit Mas Sejahtera (SMS). Seruan tersebut disampaikan HB sebagai bentuk kekecewaan terhadap keberadaan perusahaan yang dinilai belum memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat sekitar.
Dalam keterangannya, HB menegaskan bahwa masyarakat sudah terlalu lama menunggu kontribusi nyata dari perusahaan. Namun hingga saat ini, menurutnya belum ada perubahan signifikan terhadap kondisi ekonomi warga di wilayah Kikim.
“PT SMS silakan angkat kaki dari Kikim karena kehadirannya tidak membawa manfaat bagi masyarakat. Jangan hanya mengambil keuntungan dari tanah di Kikim, sementara masyarakat tetap hidup dalam kesulitan,” tegas HB, Kamis (14/05).
Menurut HB, keberadaan perusahaan seharusnya mampu membuka ruang kesejahteraan bagi masyarakat, baik melalui penyerapan tenaga kerja lokal, pembangunan infrastruktur, maupun program pemberdayaan masyarakat. Namun, ia menilai hal tersebut belum dirasakan secara maksimal oleh warga Kikim.
HB juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kikim untuk bersatu memperjuangkan hak-hak masyarakat dan tidak tinggal diam terhadap persoalan perpanjangan HGU perusahaan tersebut.
“Kita ingin perusahaan di Kikim benar-benar memberi manfaat untuk rakyat Kikim. Kalau perusahaan hadir tanpa dampak kesejahteraan, lalu apa gunanya keberadaan mereka di sini,” ujarnya.
Ia meminta pemerintah dan pihak terkait untuk mendengar aspirasi masyarakat sebelum memutuskan perpanjangan HGU PT SMS. Sebagai putra daerah kikin , HB mengaku miris melihat kondisi Kikim yang dinilainya belum mendapatkan kesejahteraan yang layak meski terdapat perusahaan besar yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang menyangkut pengelolaan lahan di daerah ini,” pungkasnya. []
