
Voxindo.id — Harda Belly (HB), meminta Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) segera memperhatikan kondisi jalan rusak di Desa Cengal, Kecamatan Cengal, Dusun 6 Tulung Udian, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.
Permintaan itu disampaikan HB setelah menerima banyak keluhan masyarakat melalui direct message (DM) di media sosial terkait kondisi jalan yang dinilai sangat memprihatinkan dan belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.
Salah satu warga mengungkapkan bahwa masyarakat terpaksa bergotong royong secara swadaya untuk menimbun jalan yang rusak agar tetap bisa dilalui. Ironisnya, menurut warga, upaya tersebut dilakukan tanpa bantuan dari pemerintah, baik tingkat desa maupun kabupaten.
“Warga di sini gotong royong sendiri menimbun jalan yang rusak. Tidak ada bantuan dari pemerintah, baik desa maupun kabupaten. Justru ada perusahaan yang ikut membantu,” ujar salah satu warga kepada HB melalui pesan di media sosial, Sabtu (09/05).
Warga juga mengeluhkan kondisi jalan yang semakin sulit dilalui saat musim hujan. Jalan tersebut berubah seperti area persawahan berlumpur sehingga menghambat aktivitas masyarakat, termasuk akses anak sekolah dan perekonomian warga.
Menanggapi keluhan tersebut, HB meminta Pemerintah Kabupaten OKI untuk tidak menutup mata terhadap penderitaan masyarakat desa yang setiap hari harus berjibaku dengan jalan rusak.
“Jangan sampai masyarakat merasa dianaktirikan. Infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah Kabupaten OKI harus segera turun tangan dan mencari solusi konkret untuk perbaikan jalan di Dusun 6 Tulung Udian Desa Cengal,” tegas HB.
HB juga menilai semangat gotong royong masyarakat patut diapresiasi, namun menurutnya pembangunan infrastruktur tetap menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Kami mengapresiasi semangat warga yang tetap kompak bergotong royong. Tetapi pemerintah jangan hanya diam melihat masyarakat berjuang sendiri. Jalan ini menyangkut akses ekonomi, pendidikan, dan kehidupan masyarakat sehari-hari,” tambahnya.
HB berharap pemkab OKI segera melakukan peninjauan lapangan dan memasukkan perbaikan jalan tersebut dalam prioritas pembangunan daerah agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan, terutama saat musim penghujan tiba. []
