
Sumsel, Voxindo.id — Koordinator Aktivis Sumsel Jakarta (ASJ), Harda Belly, meminta seluruh kepala daerah di Provinsi Sumatera Selatan agar menerapkan program berobat gratis bagi masyarakat dengan syarat cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Menurut Harda, kebijakan tersebut merupakan langkah konkret yang benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat kecil, khususnya masyarakat kurang mampu yang selama ini kerap terkendala akses layanan kesehatan akibat persoalan administrasi dan biaya.
“Program berobat gratis cukup dengan KTP dan KK adalah kebijakan yang sangat konkret dan nyata dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Ini bukan sekadar janji, tapi solusi langsung atas persoalan dasar masyarakat,” ujar Harda dalam keterangannya, Minggu (08/02/2026).
Ia menilai, kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang wajib dijamin oleh negara dan pemerintah daerah. Oleh karena itu, Harda menegaskan sudah seharusnya semua kepala daerah di Sumsel berani mengambil kebijakan progresif demi memastikan tidak ada lagi masyarakat yang kesulitan berobat karena faktor ekonomi , atau karena tak punya bpjs .
Harda juga menyoroti masih banyaknya warga di Sumatera Selatan yang menunda bahkan enggan berobat ke fasilitas kesehatan karena khawatir tidak mampu membayar biaya pengobatan atau tidak memiliki kelengkapan administrasi yang rumit.
“Jangan sampai rakyat kecil dipersulit hanya karena administrasi tak punya asuransi seperti bpjs . Saat rakyat sakit, yang dibutuhkan adalah pertolongan cepat, bukan prosedur yang berbelit,” tegasnya.
ASJ berharap, seluruh bupati dan wali kota di Sumatera Selatan dapat menjadikan program berobat gratis berbasis KTP dan KK sebagai prioritas utama dalam kebijakan pelayanan publik, sekaligus wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Kalau kepala daerah benar-benar ingin disebut pro-rakyat, maka kebijakan seperti inilah jawabannya,” pungkas Harda. []
