
Lebak, Voxindo.id – Suasana haru menyelimuti acara silaturahmi yang digelar di Rumah Aspirasi milik Anggota DPRD Lebak dari Fraksi PDI Perjuangan, Tika Kartika Sari, di Desa Leuwidamar. Dalam momentum penuh makna itu, Tika mengumpulkan masyarakat sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim sebagai wujud rasa syukur dan kepeduliannya kepada sesama.
Di hadapan masyarakat yang hadir, Tika menyampaikan sambutan dengan suara bergetar. Air matanya menetes saat mengenang perjalanan hidupnya yang dulu penuh perjuangan dan kesusahan. Ia mengaku tak pernah menyangka bahwa dirinya kini diberi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan rezeki kepada anak-anak yatim serta masyarakat di daerah yang dicintainya.
“Saya dulu pernah merasakan bagaimana sulitnya hidup, bagaimana rasanya berjuang dari bawah. Tapi hari ini, Allah memberi kesempatan bagi saya untuk bisa berbagi. Melihat senyum anak-anak yatim ini adalah kebahagiaan yang tak ternilai,” ucap Tika dengan mata berkaca-kaca.
Tika juga menjelaskan bahwa Rumah Aspirasi yang ia dirikan bukan sekadar tempat untuk menampung aspirasi masyarakat, tetapi juga sebagai rumah rakyat, tempat semua kalangan bisa datang untuk berdiskusi, menyampaikan keluh kesah, dan mencari solusi bersama.
“Rumah aspirasi ini saya bangun bukan untuk pribadi, tapi untuk rakyat. Saya ingin tempat ini menjadi ruang kebersamaan, tempat masyarakat merasa memiliki dan didengarkan,” ujar Tika.
Dalam kesempatan itu, Tika juga memohon doa dari masyarakat agar ia selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan amanah dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
“Saya hanya manusia biasa, tidak luput dari kekurangan. Tapi selama saya diberi amanah, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Lebak. Mohon doa agar saya selalu sehat dan bisa menjalankan tugas dengan jujur dan tulus,” tuturnya dengan lirih.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian santunan untuk anak-anak yatim. Tangis haru, pelukan, dan senyum tulus dari warga yang hadir menggambarkan kedekatan nyata antara Tika Kartika Sari dan masyarakat yang selama ini ia perjuangkan.
Kehangatan dan keikhlasan yang terpancar dari acara tersebut menjadi bukti bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga tentang rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.[]
