
Lebak, Voxindo.id – Anggota DPRD Kabupaten Lebak dari Fraksi PDI Perjuangan, Tika Kartika Sari, melaksanakan agenda reses di Desa Jayamanik. Kehadiran Tika disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan keluhan sekaligus harapan mereka.
Dalam dialog yang berlangsung, warga menuturkan bahwa desa mereka masih jauh dari kata layak dalam hal pembangunan infrastruktur. Akses jalan yang rusak parah membuat aktivitas warga menjadi terhambat. Saat musim hujan, jalan berubah licin dan berbahaya, Kondisi ini menyulitkan masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian maupun aktivitas ekonomi sehari-hari.
Selain itu, persoalan lain yang mendesak adalah jembatan penyeberangan yang tidak layak dapat membahayakan keselamatan mereka, seperti anak sekolah, petani, dan lain-lain. “Kami sangat berharap ada jembatan yang memadai, supaya anak-anak kami bisa pergi sekolah dengan aman dan hasil panen bisa dibawa ke pasar tanpa risiko,” keluh salah seorang warga.
Menanggapi aspirasi tersebut, Tika Kartika Sari menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat dirinya akan terus berupaya menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada pemerintah daerah. Ia menilai, akses jalan dan jembatan bukan hanya sarana fisik, melainkan kebutuhan vital yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat desa.
“Sebagai penyambung lidah rakyat, saya akan membawa aspirasi ini ke pemerintah daerah. Saya melihat langsung bagaimana sulitnya masyarakat Desa Jayamanik menghadapi kondisi infrastruktur yang minim. Pemerintah daerah harus menjadikan persoalan ini sebagai prioritas, karena menyangkut kesejahteraan sekaligus keselamatan warga,” ujar Tika.
Tika juga mengingatkan bahwa pembangunan desa harus menjadi perhatian utama dalam perencanaan daerah. Menurutnya, desa adalah fondasi pembangunan bangsa, sehingga peningkatan kualitas infrastruktur pedesaan harus berjalan seimbang dengan pembangunan di wilayah perkotaan.
Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan aspirasi terkait pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. Mereka berharap ke depan, program-program pemerintah dapat lebih menyentuh kebutuhan dasar masyarakat desa.
Reses tersebut tidak hanya menjadi forum penyampaian aspirasi, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara wakil rakyat dan masyarakat. Warga mengaku bangga karena Tika Kartika Sari secara rutin hadir ke desa-desa, mendengar langsung keluhan mereka, dan berkomitmen memperjuangkannya di tingkat kebijakan.
Dengan adanya reses ini, masyarakat Desa Jayamanik berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti apa yang mereka keluhkan. Bagi mereka, jalan yang layak dan jembatan yang aman adalah kunci untuk membuka akses pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan yang lebih baik.[]
