
Lebak – Voxindo.id – Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Tika Kartika Sari, menegaskan komitmennya untuk mendampingi warga Desa Jayasari dalam memperjuangkan hak tanah mereka yang dirusak oleh aktivitas tambang pasir PT Mulya Kuarsa Anugrah (MKA).
Tika menyatakan, dirinya siap membawa persoalan ini hingga ke tingkat pemerintah pusat apabila perusahaan tetap mengabaikan tanggung jawab atas kerusakan lahan warga.
Sebelumya saya telah menyampaikan masalah ini kepada pemerintah daerah melalui bupati Lebak namun belum juga ada solusi nya .
“Saya akan mendampingi warga. Bila perlu kita akan bersurat langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Sertifikat yang warga miliki sah, dan tanah itu benar milik mereka. Namun perusahaan tambang pasir telah merusak sawah, kebun, bahkan rumah mereka lalu pergi tanpa tanggung jawab,” tegas Tika, Selasa (16/9/2025).
Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, perjuangan warga Jayasari merupakan harga mati baginya sebagai wakil rakyat, saya akan terus berjuang bersama rakyat untuk mencari keadilan ini .
“Saya tidak peduli siapapun pemilik perusahaan tersebut, saya akan berjuang dan membela rakyat. Apalagi ini adalah dapil saya dan salah satu korban adalah keluarga saya. Sebagai wakil rakyat, saya akan tunduk dan patuh pada rakyat sesuai pesan Ketua Umum PDI Perjuangan ibu Megawati soekarno Putri ” ujarnya.
Tika mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang menyiapkan langkah-langkah hukum dan politik lanjutan. Saat ini, ia bersama warga telah melayangkan surat ke DPR RI dan sedang menunggu jadwal resmi.
“Kami sedang menyiapkan langkah selanjutnya. Saat ini kami sudah bersurat ke DPR RI dan sedang dijadwalkan. Saya akan membawa warga korban ke Senayan dan menunjukkan langsung kepada anggota DPR RI sertifikat asli yang dimiliki warga,” jelasnya.
Menurut Tika, perjuangan warga Jayasari adalah bentuk perlawanan rakyat kecil yang tanahnya dirusak tanpa kompensasi. Ia berkomitmen memastikan keadilan dapat ditegakkan, agar tidak ada lagi rakyat kecil khususnya di kabupaten Lebak ini yang di tindas di tanah nya sendiri .
